Femnova Lifestyle: Cheers Etiquette, Harus Clink Gelas Saat Toast?

Nobody taught us this, tapi ternyata ada juga etika kecil yang perlu diperhatikan saat kita cheers atau toast bersama orang lain.

Salah satunya adalah pertanyaan yang mungkin pernah muncul di kepala: saat cheers, gelas sebenarnya harus sampai bersentuhan atau nggak?

Jawabannya: nggak harus.

Haruskah Gelas Bersentuhan Saat Cheers?

Menyentuhkan gelas atau clink glasses memang merupakan gesture yang umum dilakukan saat toast. Tapi, gelas bertemu satu sama lain sebenarnya bukan sebuah keharusan.

Kalau orang yang ingin kamu ajak cheers duduk dekat, tentu saja kamu bisa menyentuhkan gelas dengan lembut.

Tapi bagaimana kalau posisi duduknya cukup jauh?

Nggak perlu sampai menjulurkan tangan melewati makanan atau orang lain hanya supaya gelas kalian bisa bertemu.

Kalau Duduknya Jauh, Cukup Angkat Gelas

Ketika posisi orang yang diajak cheers cukup jauh, ada cara yang jauh lebih simple.

Cukup angkat gelas sedikit ke arah mereka, tersenyum, lalu lakukan toast.

Gesture kecil ini sudah cukup untuk menunjukkan bahwa kamu ikut dalam momen tersebut tanpa harus memaksakan gelas untuk benar-benar bersentuhan.

Selain lebih natural, cara ini juga membuat situasi di meja tetap nyaman dan nggak mengganggu makanan atau orang lain.

Jangan Lupa Eye Contact Saat Cheers

Selain gesture mengangkat gelas, ada satu detail kecil yang sering dilupakan: eye contact.

Saat cheers, coba lihat mata orang yang sedang kamu ajak toast.

Memang terdengar sepele, tapi eye contact bisa membuat momen cheers terasa lebih personal dan engaged.

Daripada hanya mengangkat gelas sambil melihat ke arah lain, sedikit eye contact dan senyum bisa membuat gesture sederhana ini terasa lebih intentional.

The Gesture Matters More Than the Glasses Touching

Jadi, kalau selama ini kamu mengira cheers harus selalu diakhiri dengan suara clink, ternyata nggak begitu.

Yang lebih penting adalah gesture dan intention di balik toast tersebut, bukan apakah gelas kalian benar-benar bersentuhan atau tidak.

Kalau bisa clink dengan nyaman, go for it. Kalau posisinya jauh, cukup angkat gelas, tersenyum, dan lakukan eye contact.

Karena at the end of the day, the gesture matters more than the glasses actually touching.

Save artikel ini dan follow @femnova.id untuk episode Nobody Taught Us This lainnya.