Kenapa ya, kita semua tuh greget banget sama kelakuan Emily in Paris? Padahal kalau dipikir-pikir lagi… agak relate nggak sih?
Excited mencoba pastry, foto setiap sudut kota, update tiap beberapa menit, sampai mampir ke café dengan interior yang Pinterest banget—honestly, siapa yang nggak akan melakukan hal yang sama kalau sedang liburan ke Paris?
Hi girls, welcome back to Femnova Eats!
Kali ini Femnova Team menemukan tempat yang bisa memberikan sedikit rasa Paris tanpa harus terbang ke Paris.
Namanya Desa Kitsuné.
Dan plot twist-nya? Ini bukan di Paris, girls. Ini di Bali.
Desa Kitsuné, Parisian Café di Bali
Kalau kamu suka café dengan interior yang aesthetic, Desa Kitsuné bisa langsung menarik perhatian dari pertama kali datang.
Ambience dan setiap sudutnya benar-benar memberikan Parisian café vibes yang kuat.
Mulai dari interior, detail ruangan, sampai spot-spot yang rasanya terlalu sayang kalau cuma dilewati begitu saja.
Kalau Emily datang ke sini, kemungkinan besar kameranya juga nggak akan berhenti bekerja.
Siapkan Storage Sebelum Datang
Honestly, alasan utama Femnova Team datang ke sini awalnya bukan karena punya ekspektasi tinggi soal makanan.
Tapi begitu sampai?
Foto dulu.
Satu sudut difoto. Pindah sudut, foto lagi. Lihat dekorasi menarik, foto lagi.
Sampai rasanya 1.000 foto pun belum cukup.
Jadi kalau kamu tipe yang suka bikin photo dump setelah café hopping, ada satu tips penting dari Femnova:
Kosongkan storage HP dulu sebelum datang.
Karena kamu pasti nggak mau melewatkan setiap sudutnya.
Dari Café Aesthetic Sampai Japanese Cheesecake
Walaupun awalnya lebih tertarik dengan ambience dan spot fotonya, Femnova Team akhirnya mencoba salah satu menu yang justru cukup memorable, yaitu Japanese cheesecake.
Dan ternyata…
Legit.
Teksturnya soft banget, sesuai dengan karakter Japanese cheesecake yang ringan dan lembut.
Jadi kali ini bukan cuma menang di visual.
Setidaknya dari pengalaman Femnova Team, ada juga menu yang berhasil bikin kita cukup impressed setelah puas foto-foto.
Café dengan Vibe Paris, Tapi di Bali
Desa Kitsuné bisa menjadi pilihan menarik buat kamu yang ingin menikmati suasana café dengan nuansa berbeda saat berada di Bali.
Apalagi kalau kamu memang suka aesthetic yang feminine, European-inspired, dan penuh detail untuk difoto.
Kamu bisa datang untuk sekadar menikmati café, ngobrol dengan teman, atau menjadikannya salah satu stop dalam agenda café hopping di Bali.
Dan tentunya, jangan lupa sisakan waktu untuk eksplor setiap sudutnya.
Emily in Paris, Tapi Versi Bali
Kalau dipikir-pikir, mungkin alasan kita relate dengan Emily saat pertama kali datang ke Paris adalah karena ada satu hal yang universal:
excited melihat tempat baru dan ingin mengabadikan semuanya.
Foto makanan, foto interior, foto jalanan, foto outfit, lalu tiba-tiba storage penuh.
Bedanya, kali ini kamu nggak perlu jauh-jauh ke Paris untuk mendapatkan sedikit Parisian café moment.
Karena di Bali pun ada Desa Kitsuné.
Masukkan Desa Kitsuné ke Café List Kamu
Buat girls yang suka banget Parisian café vibes, Desa Kitsuné definitely bisa masuk ke café list saat sedang berada di Bali.
Datang untuk ambience-nya, eksplor spot fotonya, dan jangan lupa cobain makanannya juga.
Tapi satu pesan dari Femnova Team:
Kosongkan storage HP dulu. Serius.
Karena kalau tempatnya se-aesthetic ini, kemungkinan besar kamu bakal pulang dengan lebih banyak foto daripada yang kamu rencanakan.
Follow @femnova.id untuk rekomendasi café, makanan, travel, dan lifestyle finds lainnya!