Pernah nggak sih, mood tiba-tiba membaik cuma gara-gara ganti outfit?
Awalnya lagi merasa meh, malas dandan, dan rasanya ingin pakai outfit paling nyaman. Tapi setelah akhirnya memilih baju yang disukai, styling rambut, memakai accessories, dan melihat diri sendiri di kaca… somehow feeling a little better.
Ternyata, ada konsep psikologi yang membahas hubungan antara pakaian, cara kita merasa, dan cara kita berperilaku, yaitu enclothed cognition.
Apa Itu Enclothed Cognition?
Enclothed cognition adalah konsep yang menjelaskan bagaimana pakaian yang kita kenakan dapat berkaitan dengan proses psikologis, termasuk bagaimana kita merasa dan bertindak.
Sederhananya, apa yang kita pakai bukan hanya soal penampilan.
Pakaian juga bisa memiliki makna simbolis bagi kita dan memengaruhi cara kita melihat diri sendiri dalam situasi tertentu.
Misalnya, ketika memakai outfit yang menurut kita terlihat polished dan put-together, kita mungkin merasa lebih ready untuk menghadapi aktivitas hari itu.
Kenapa Outfit Bisa Membuat Kita Merasa Lebih Confident?
Coba bayangkan dua kondisi.
Hari pertama, kalian bangun dengan mood yang kurang bagus dan langsung memakai outfit seadanya.
Hari kedua, kalian memilih outfit yang memang kalian suka, styling rambut, memakai accessories favorit, lalu merasa penampilan kalian terlihat lebih put-together.
Situasinya mungkin sama, tetapi perasaan terhadap diri sendiri bisa terasa berbeda.
Ketika kita merasa nyaman dan suka dengan apa yang kita kenakan, hal tersebut dapat ikut memengaruhi bagaimana kita membawa diri. Kita mungkin merasa lebih confident, lebih siap bersosialisasi, atau lebih motivated untuk menjalani aktivitas.
Fashion dan Mood: Bukan Berarti Outfit Bisa Menyelesaikan Bad Mood
Tapi ada satu hal yang perlu diingat.
Outfit bukan magic solution untuk bad mood.
Kalau sedang mengalami hari yang berat, sekadar berganti pakaian tentu tidak otomatis menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.
Namun, cara kita melihat dan memperlakukan diri sendiri memang bisa berhubungan dengan mood dan behavior. Dressing up bisa menjadi salah satu small things yang membuat kita merasa sedikit lebih baik atau lebih siap menjalani hari.
Dressing Up sebagai Small Mood Booster
Itulah kenapa kadang kita merasa lebih excited setelah memakai outfit favorit.
Bukan karena bajunya punya kekuatan khusus, tetapi karena pakaian tersebut bisa menjadi bagian dari self-expressiondan memengaruhi bagaimana kita melihat diri sendiri.
Jadi, kalau besok kalian bangun dengan feeling meh, maybe try dressing up a little.
Pakai outfit yang bikin kalian merasa cute, styling rambut, tambahkan accessories favorit, atau sekadar memakai warna yang kalian suka.
Who knows, maybe your outfit can give you that little extra boost.
Kalian juga ngerasa mood bisa berubah gara-gara outfit?
Follow @femnova.id untuk lebih banyak topik Femnova Pop & Style, fashion psychology, beauty, lifestyle, dan fenomena sehari-hari yang ternyata punya penjelasan di baliknya.