Pernah nggak sih merasa tiba-tiba semua orang punya barang yang sama?
Mulai dari Stanley Cup, Labubu, bag charms, sampai blind boxes, ada saja barang yang mendadak muncul di mana-mana. Awalnya mungkin kita sama sekali nggak tertarik, tapi setelah melihatnya berkali-kali di media sosial, tiba-tiba muncul satu pikiran:
“Okay, where can I get one?”
Ternyata, ada beberapa alasan kenapa sebuah produk bisa berubah dari sesuatu yang biasa saja menjadi barang yang terasa desirable.
Social Proof Membuat Barang Terlihat Lebih Menarik
Salah satu alasannya adalah social proof.
Ketika kita melihat semakin banyak orang menggunakan sebuah produk, secara tidak sadar produk tersebut bisa terasa lebih menarik dan desirable.
Apalagi kalau barang tersebut digunakan oleh selebriti, influencer, teman sendiri, atau terus muncul di TikTok dan Instagram.
Semakin sering kita melihatnya, semakin familiar barang tersebut terasa. Dan tanpa sadar, rasa familiar itu bisa membuat kita mulai berpikir bahwa barang tersebut memang worth having.
FOMO dan Rasa Takut Ketinggalan Tren
Selain social proof, ada juga FOMO atau fear of missing out.
Misalnya ada produk dengan warna limited edition, karakter tertentu yang sulit didapat, atau koleksi yang hanya tersedia dalam jumlah terbatas.
Situasi seperti ini bisa membuat kita merasa harus segera membeli sebelum kehilangan kesempatan.
Apalagi kalau semua orang di sekitar kita sudah memilikinya.
Akhirnya bukan lagi sekadar soal membutuhkan produk tersebut, tetapi juga tentang rasa “jangan sampai aku ketinggalan.”
Blind Box Membuat Belanja Terasa Seperti Game
Fenomena blind box juga menarik karena pengalaman membelinya berbeda dari produk biasa.
Kita tidak selalu tahu karakter atau desain apa yang akan didapat sebelum membukanya.
Ada unsur surprise, excitement, bahkan rasa penasaran yang membuat proses membeli terasa seperti sebuah game.
Ketika mendapatkan karakter yang diinginkan, tentu ada rasa puas tersendiri. Tetapi ketika belum mendapatkannya, muncul keinginan untuk mencoba lagi.
Itulah yang membuat produk seperti blind box memiliki daya tarik yang berbeda.
Kita Bukan Cuma Membeli Barang, Tapi Juga Feeling
Ketika sebuah tren sudah cukup besar, kita terkadang bukan hanya membeli produknya.
Kita juga membeli feeling of being part of the moment.
Punya barang yang sedang ramai bisa membuat kita merasa ikut menjadi bagian dari tren atau culture yang sedang berlangsung.
Misalnya ketika satu jenis bag charm tiba-tiba menjadi viral. Awalnya mungkin kita merasa tidak membutuhkannya, tetapi setelah melihat banyak orang memasangnya di tas, barang tersebut mulai terasa seperti bagian dari style yang sedang happening.
Dari “Nggak Butuh” Jadi “Aku Mau Punya”
Inilah yang membuat tren viral begitu menarik.
Sebuah barang yang awalnya kita pikir “Aku nggak butuh” bisa berubah menjadi “Aku kayaknya butuh deh” setelah muncul di feed untuk kesekian kalinya.
Bukan berarti semua keputusan membeli selalu dipengaruhi oleh tren. Tetapi social proof, FOMO, scarcity, dan rasa ingin menjadi bagian dari sebuah momen memang bisa membuat sebuah produk terasa jauh lebih desirable.
Jadi, next time kamu tiba-tiba ingin membeli sesuatu karena barang tersebut muncul di feed berkali-kali, mungkin sekarang kamu sudah tahu kenapa.
Social proof works. FOMO works. And apparently… our TikTok feed works too.
Menurut kalian, trend apa yang pernah bikin kalian akhirnya ikut beli?
Follow @femnova.id untuk lebih banyak pop culture, beauty, fashion, lifestyle, dan style content lainnya.