Pernah melakukan perhitungan yang secara logika mungkin agak questionable, tapi menurut kamu tetap masuk akal? Welcome to girl math!
Lewat Femnova Pop & Style, kali ini kita membahas kebiasaan perempuan saat berbelanja yang sering kali punya "logika" sendiri. Mulai dari pembayaran cashless sampai menghitung harga barang berdasarkan seberapa sering barang tersebut dipakai.
Apa Itu Girl Math?
Girl math adalah istilah populer yang digunakan untuk menggambarkan cara seseorang melakukan pembenaran atau perhitungan unik ketika ingin membeli sesuatu.
Bukan berarti benar-benar menggunakan rumus matematika, girl math lebih kepada cara berpikir yang membuat sebuah pembelian terasa lebih worth it.
Dan hampir semua orang pasti pernah melakukannya.
Bayar Pakai QRIS Jadi Terasa Bukan Keluar Uang
Salah satu contoh girl math yang paling relatable adalah ketika membayar menggunakan QRIS.
Tinggal scan, pembayaran selesai, dan entah kenapa rasanya uang yang keluar jadi nggak terlalu terasa.
Padahal saldo rekening tetap berkurang. 😂
Tapi karena prosesnya cashless dan nggak ada uang fisik yang berpindah tangan, pembelian terkadang terasa jauh lebih painless.
Diskon 50% Berarti Hemat 50%?
Girl math berikutnya: melihat barang diskon 50% lalu merasa sebenarnya kita sedang menghemat uang.
Misalnya ada barang seharga Rp500.000 yang sedang diskon menjadi Rp250.000.
Secara girl math, kita bukan mengeluarkan Rp250.000, tapi justru "hemat" Rp250.000.
Tapi girls, tetap ingat: kalau barang tersebut sebenarnya nggak dibutuhkan, kita tetap mengeluarkan Rp250.000. 😂
Diskon bukan berarti gratis.
Price Per Wear: Girl Math yang Ada Logikanya
Nah, yang satu ini justru cukup masuk akal.
Misalnya kamu membeli sebuah fashion item dengan harga Rp1.000.000, tetapi ternyata item tersebut sering banget dipakai.
Kalau dipakai 50 kali, berarti secara sederhana biaya per pemakaiannya sekitar Rp20.000.
Konsep seperti ini sering disebut cost per wear atau price per wear dalam fashion.
Jadi, membeli fashion item yang sedikit lebih mahal tetapi benar-benar sering dipakai memang bisa terasa lebih worth it dibanding membeli banyak barang murah yang jarang digunakan.
Girl Math Boleh, Tapi Tetap Bijak
Girl math memang lucu dan relatable, tetapi jangan sampai digunakan untuk membenarkan setiap pembelian.
Sebelum checkout, tetap coba tanyakan pada diri sendiri: apakah barang ini memang dibutuhkan, apakah akan sering digunakan, dan apakah pembeliannya sesuai dengan budget?
Karena pada akhirnya, diskon tetap membuat kita mengeluarkan uang dan pembayaran cashless tetap mengurangi saldo rekening.
Femnova Pop & Style Verdict
Girl math mungkin tidak selalu masuk akal secara matematika, tetapi setidaknya membuat kebiasaan belanja terasa lebih fun.
Selama tetap punya batas dan nggak membuat kondisi finansial berantakan, sesekali melakukan girl math untuk bercanda tentu nggak masalah.
Karena seperti kata Femnova Team: secara logika mungkin questionable, tapi secara girl math... masuk akal banget.😂